Senin, 04 Mei 2015

kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman naik gunung yg pertama kalinya. pertama kali muncak bisa di bilang gagal, karena yaa belum sampai puncak mungkin ya krg 200 m sunrice udah muncul. oleh sebab itu mas arin (senior muncak ) memutuskan untuk berhenti sampai daerah situ saja. tanpa kompromi memang kita tidak tau jalan yang kita sebagai junior harus ngikut aja. tanpa basa basi sambil melepas lelah kita duduk, makan snack (padahal si mie instan yg di makan langsung) foto2 yg di ambil langsung dari kamera sang senior kita. lho lho, belum apa udah cerita sunrice aja ni. hahahaha ane cerita dari awal aje yee..
liburan sekolah, waktu itu saya masih duduk di kelas 1 SMAN 1 Sukorejo. saya dan temen2( seperti adnan redha, wisnu aji atau biasa kita panggil grandong, puspita cewek tp jiwa lakinya melebihi jiwa cewek :D memutuskan untuk naik gunung Sindoro. karena kita sama sekali belum pernah naik gunung, kita mengajak senior kita sebut saja mawar,, hahaha bukan bukan namanya bang rony (beliau seperti ayah bagi kami) dan mas arin orang sangat terkenal di kalangan pencinta alam di desa kami. saat itu pada hari sabtu kami berngkat dari sukorejo siang sekitar pukul 13.00 wib menuju basecame sindoro yang terletak di desa kledung kabupaten temanggung. perjalanan kita tempuh kurang lebih 2 jam dan kami sampai basecame pukul 14.55 wib untuk istirahat dan menunggu sholat ashar sebelum memulai mendaki. kami berngkat 7 orang (saya frendi susanto, adnan redha, arif budi , kesut (temen redha saya belum tau nama aslinya siapa), puspitasari, mas rony, dan mas arin) dengan sepeda motor. sekitar pukul 16.00 kami sudah bersiap untuk mendaki tapi hujan cukup deras, dengan kesepakatan kami nunggu agak reda dulu. akmi tunggu sampai 30 menit tanda tanda reda sepertinya tidak akan muncul. oleh sebab itu kami tetep mulai naik pukul 16.30 dengan mantol yg kita pakai. dalam hati berkata ini akan menjadi perjalanan hebat. kami pun berdoa sebelum mulai melangkah. berjalan meninggal kan basecame kami di sambut saawah ladang kubis dan kentang. sampailah kami diperbatasan sawah dan hutan, melangkah sekitar 20 m saat ini kami sampai di pos 1. yang sekarang di pindah di persis perbatasan sawah dan hutan.

saat istirahat di pos satu

setelah hujan reda kami melanjutkan perjalan kami. azan magrib pun terdengar kami berhenti di pertengahan posn 2 dan 3 untuk sholat magrib sekalian isya. setelah istirahat kami melanjutkan perjalanan yg sedikit licin karena terguyur hujan. di pos 3 salah satu senior kami mas rony yg bodinya agak lebih dari kami memutuskan untuk berhenti karena kaki kanannya kram. dengan di dampingi arif kami tinggal mereka untuk melajutkan perjalanan kami. setelah pos 3 tantangan pun kami mulai dengan jalanan bebatuan yg sudut kemiringannya sampai 75 derajat. di situ kami yg belum berpengalaman, banyak mengeluh dengan kata " pucake sek adoh rag mas ". dengan di dampingi mas arin dengan santainya menjawab deket kok. terlihat bukit dia bilang itu itu puncaknya, tp ap yg kita dapat masih ada bukit lagi di atasnya sampai sunrice pun mucul. pengalaman yg sangat hebat bagi saya sendiri. 
ini luar biasa saat ini karena masih pertam kali 2008

kami pun turun untuk menemui mas rony dan arip yg kami tinggal di pos 3. sesampai di pos 3 kami buat perapian untuk membuat mie instan. karena memakan dengan bumbu biasa udah terlalu biasa  dengan insiatif sendiri arip menambahkan bubuk jahe ke dalam mie dalam mangkok, entah kenapa tapi rasanya memang lebih nikamt dari biasanya di perut pun hangatnya juga agak lama. 
pos 3 saat itu 2008

setelah semua udah kenyang kami melanjutkan perjalanan turun. saya skip langsung sampai basecame saja karena tidak terlalu biasa untuk di ceritakan hehehe (capek ngetik lagi kerja broo) . sampai di basecame kami sempetkan untuk tidur karena sesampai di basecame hujan turun.
kami di basecame dengan peralatan muncak yg minim 2008

hujan pun reda kami pulang menuju rumah mas rony untuk ngumpul dahulu sebelum pulang ke  rumah masing2.
ini kami sebelum naik gunung.
dari kiri atas : reda , mas rony , puspita, mas arin
dari kiri bawah : kesut, arip dan saya (frendi). 2008

ini cerita saya tentang pertama kali muncak, mungkin kurang baik dalam penulisan tapi perjalanan ini yg membuat saya jatuh cinta akan keindahan alam semesta ciptaan-Nya. saya seperti kecanduan akan puncak dan keindahan alamnya , sampai sekarang (2015) pun saya masih menikmati keindahan alam dengan perlengkapan yg cukup memadahi. hehehe
terimakasih semuanya ....